|
Written by AC
|
|
Monday, 09 November 2009 |
|
ADA kekhawatiran yang mendalam di hati Sunandi, ketika dia mengakhiri masa sekolahnya. Tahun ini dia lulus dari Madrasah Aliyah Al-Inayah. Namun ia meninggalkan tunggakan SPP dan ujian selama ia menuntut ilmu di sekolahnya.
Selama tiga tahun masa sekolah, anak ke-2 dari empat bersaudara ini tidak bisa membayar kewajibannya. Pekerjaan ayah yang hanya sebagai Marbot Masjid tidak memungkinkan untuk memenuhi pembayaran kepada pihak sekolah. Ibunya sudah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Ia juga mempunyai dua orang adik yang masih sekolah, dan seorang kakak, yang pekerjaanya tidak tentu. Pada tanggal 8 September 2009 yang lalu, DTK membantu menghilangkan kekhawatiran Sunandi selama ini. DTK melunasi semua tunggakannya kepada pihak sekolah selama ini. Tunggakan sebesar Rp 1.892.500,- ini pun telah lunas. Sekarang Sunandi mulai sibuk dengan aktivitas barunya. Ia kini membantu bagian administrasi di bekas sekolahnya, Al-Inayah. |